Kelompok Anarkistis Serang Kantor Polisi dan Rusak Stasiun Kereta dengan Kembang Api

Indonesiainside.id, Paris – Kelompok massa yang bersenjatakan tongkat besi dan kembang api dilaporkan menyerang sebuah kantor polisi di pinggiran kota Paris, Sabtu (10/10) malam.

Kelompok yang terdiri dari sekitar 40 orang itu berusaha untuk menyerbu stasiun Champigny-sur-Marne, yang terletak sekitar sembilan mil tenggara pusat kota Paris. Sebuah video yang diposting pihak kepolisian menunjukkan kembang api yang meledak ke arah stasiun.

Para penyerang gagal masuk ke dalam stasiun, namun berhasil merusak area depan stasiun dan mobil terdekat. Hingga saat ini belum laporan pelaku yang ditangkap atas serangan itu. Motif penyerangan juga belum diketahui, dan ini adalah serangan ketiga dalam dua tahun terakhir.

“Serangan hebat tadi malam di kantor polisi Champigny dengan tembakan kembang api dan berbagai proyektil besi dan logam. Tidak ada petugas polisi yang terluka,” tweet markas polisi Paris, Ahad (11/10).

Walikota Champigny Laurent Jeanne mengatakan serangan itu mungkin dipicu setelah kecelakaan skuter yang dituduhkan penduduk setempat kepada polisi.

“Itu adalah serangan terorganisir dari sekitar 40 orang yang ingin merusak fasilitas kota. Selama beberapa hari terakhir, ketegangan meningkat antara kelompok orang yamemiliki keinginan tertentu untuk berperang dengan polisi,” katanya kepada BFM TV.

Tindak kriminal melonjak di seluruh Prancis sejak berakhirnya penguncian Covid-19 di negara itu.

Selama akhir pekan, kelompok tak dikenal memenuhi tembok-tembok di kota Paris, dengan simbol swastika menggunakan cat semprot. Polisi memposting foto-foto yang menunjukkan bentangan tembok, yang masing-masing dipenuhi dengan simbol kebencian.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here