Penjara Kamboja Kena Banjir, Ribuan Napi Dievakuasi

Penjara Kamboja dilanda banjir. Foto: CNE

Indonesiainside.id, Phnom Penh – Otoritas Kamboja pada Selasa (13/10) mengevakuasi sekitar 1.612 narapidana dari sebuah penjara di Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja barat laut, setelah banjir besar menggenangi sel.

“Sekitar 811 tahanan telah dibawa dengan bus dari penjara Provinsi Banteay Meanchey yang terendam banjir ke penjara Provinsi Siem Reap pada Selasa pagi,” kata Ung Siphan, kepala penjara Provinsi Banteay Meanchey, kepada Xinhua, Rabu(14/10).

“Mereka dikawal petugas polisi tambahan dan penjaga penjara selama evakuasi,” tambahnya.

Narapidana yang masih tersisa dipindahkan ke pusat penahanan lain di beberapa provinsi tetangga, kata Siphan, menambahkan bahwa saat ini kompleks penjara tergenang air setinggi 30 sentimeter.

“Kami mulai mengevakuasi mereka karena khawatir banjir akan terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang,” ujarnya.

Sejak 1 Oktober, banjir bandang telah melanda sejumlah bagian di 19 kota dan provinsi di Kamboja dan sejauh ini telah menewaskan 11 orang, kata juru bicara Komite Nasional Penanggulangan Bencana (National Committee for Disaster Management/NCDM) Kamboja, Seak Vichet, pada Selasa.

Menurut Vichet, sekitar 34.378 keluarga terdampak banjir dan 2.268 keluarga telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

“Hingga 13 Oktober pagi, banjir telah merenggut 11 nyawa, termasuk tiga anak-anak,” katanya kepada Xinhua, seraya menambahkan bahwa provinsi yang terkena dampak terparah termasuk Battambang, Pursat, dan Banteay Meanchey di Kamboja barat laut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here