Populasi Warga Jerman Menyusut Sejak 2010

Ilustrasi populasi

Indonesiainside.id, Jakarta – Jumlah populasi Jerman turun 0,05 persen menjadi 83,1 juta jiwa dalam paruh pertama tahun ini, sekaligus menandai penurunan pertama sejak 2010, ungkap Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis) pada Selasa (13/10).

Sejak 2011, populasi Jerman terus bertambah dengan stabil. Lonjakan terbesar terjadi pada paruh kedua 2015 pascakrisis pengungsi di Eropa dengan 717.000 jiwa atau 0,9 persen akibat tingginya tingkat imigrasi, papar Destatis.

“Namun, penurunan yang terjadi saat ini dapat diamati dalam konteks berkurangnya tingkat imigrasi pada paruh pertama 2020 akibat pandemi coronavirus,” imbuh Destatis.

Meski jumlah orang yang masuk dan keluar Jerman pada Januari dan Februari tahun ini masih berada pada level yang sama dengan periode yang sama tahun lalu, “penurunan tajam” terutama dalam imigrasi terlihat sejak Maret hingga bulan-bulan selanjutnya, ungkap Destatis.

Di saat yang sama, jumlah kematian pada paruh pertama tahun ini tercatat 112.000 lebih banyak dibandingkan jumlah kelahiran hidup di Jerman, menurut data sementara yang dipublikasikan Destatis.

Oleh karena itu, penurunan dalam jumlah imigrasi bersih tersebut tidak dapat mengimbangi defisit angka kelahiran pada paruh pertama tahun ini, yang berujung pada penurunan populasi, kata Destatis.

Sepuluh dari 16 negara bagian federal di Jerman melaporkan penurunan populasi dalam enam bulan pertama tahun ini. Tahun lalu, hanya enam negara bagian federal yang melaporkan hal serupa, papar Destatis.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here