Tiga Miliar Orang Tidak Punya Fasilitas Cuci Tangan di Rumah

Salah satu fasilitas cuci tangan portabel Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah penularan corona. Foto: Dok Humas

Indonesiainside.id, Jakarta – Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) merilis kabar memprihatinkan terkait fasilitas kesehatan dasar di berbagai negara dunia. Menurut perkiraan terbaru UNICEF, 40 persen populasi di dunia, atau 3 miliar orang, tidak memiliki fasilitas cuci tangan dengan air dan sabun di rumah.

Angka ini jauh lebih tinggi di negara-negara kurang berkembang, di mana hampir tiga perempatnya tidak memiliki fasilitas tersebut.

Kelly Ann Naylor, Direktur Asosiasi Air, Sanitasi dan Kebersihan di UNICEF, mengatakan “tidak dapat diterima” bahwa masyarakat yang paling rentan tidak bisa menggunakan metode paling sederhana untuk melindungi diri mereka dan orang-orang yang mereka sayangi.

“Pandemi telah menyoroti peran penting kebersihan tangan dalam pencegahan penyakit. Ini juga menekankan masalah yang sudah ada sebelumnya bagi banyak orang, yakni mencuci tangan dengan sabun tetap berada di luar jangkauan bagi jutaan anak di tempat mereka dilahirkan, tinggal, dan belajar.”katanya.

“Kita harus segera mengambil tindakan agar mencuci tangan dengan sabun dapat diakses oleh semua orang, di mana saja, baik sekarang maupun di masa depan,” lanjutnya.

Situasi ini juga mengkhawatirkan di sejumlah sekolah, dengan 43 persen sekolah secara global (70 persen di negara-negara kurang berkembang) tidak memiliki fasilitas cuci tangan dengan air dan sabun, yang memengaruhi ratusan juta anak usia sekolah, menurut perkiraan itu.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here