Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Kepada Rusia Atas Upaya Pembunuhan Tokoh Oposisi

Ilustrasi racun

Indonesiainside.id, Jakarta – Dewan Eropa menjatuhkan sanksi terhadap enam individu dan satu entitas Rusia yang diduga terlibat dalam “upaya pembunuhan” terhadap aktivis oposisi Rusia Alexei Navalny.

Keenam orang Rusia tersebut, termasuk Andrei Yarin, Kepala Direktorat Kebijakan Dalam Negeri Kepresidenan di Kantor Eksekutif Kepresidenan Rusia, dikenai larangan perjalanan dan pembekuan aset.

Entitas yang dikenai sanksi, Institut Penelitian Ilmiah Negara untuk Kimia dan Teknologi Organik, akan menghadapi pembekuan aset, menurut rilis pers Uni Eropa (UE).

Keputusan tersebut menyusul kesepakatan politik yang dicapai oleh para menteri luar negeri dari 27 negara anggota UE pada Senin (12/10).

Navalny jatuh sakit dalam penerbangan dari Kota Tomsk di Rusia ke Moskow pada 20 Agustus, sehingga pesawat melakukan pendaratan darurat di Kota Omsk.

Dia dilaporkan mengalami koma setelah dirawat di rumah sakit di Omsk dan kemudian dipindahkan ke Jerman untuk menjalani perawatan.

Pada 8 Oktober, Direktur Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia Sergei Naryshkin seperti dikutip kantor berita TASS mengatakan bahwa tidak ada zat beracun yang ditemukan di tubuh Navalny ketika dia berada di wilayah Federasi Rusia.

Naryshkin menepis tuduhan yang dilontarkan Navalny bahwa dirinya telah diracuni oleh dinas. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here