Mantan Komandan Serbia Dihukum 9 Tahun Penjara terkait Genosida di Bosnia

Kerabat berduka dan berdoa di sekitar peti mati 9 korban genosida Srebrenica 1995 yang tiba di Potocari, Srebenica, Bosnia Herzegovia, Kamis (9/7). Agensi Anadolu/Samır Jordamovıc

Indonesiainside.id, Belgrade (Serbia) – Bosnia dan Herzegovina pada Jumat menghukum mantan komandan Serbia sembilan tahun penjara karena perbuatannya yang membantu genosida dimana dia telah membantu penahanan dan pembunuhan lebih dari 800 pria Bosnia di Srebrenica pada Juli 1995.

Para korban ditahan oleh pasukan Serbia di sebuah gedung sekolah di desa Rocevic, dekat Zvornik, dan kemudian dibunuh di tepi Sungai Drina dekat Kozluk. Srecko Acimovic menjabat sebagai Komandan Batalyon kedua, Brigade Zvornik, Tentara Republika Srpska (VRS) selama Perang Bosnia antara tahun 1992 dan 1995.

Diketahui, pada awal 1990-an, Srebrenica dikepung oleh pasukan Serbia yang berusaha merebut wilayah tersebut dari Muslim Bosnia dan Kroasia. Dewan Keamanan PBB menyatakan Srebrenica sebagai “daerah aman” pada musim semi 1993.

Namun, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Jenderal Ratko Mladic – kemudian dinyatakan bersalah atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida – menguasai wilayah yang dilindungi PBB.

Pasukan Belanda tak bertindak apa-apa saat pasukan Serbia menduduki daerah itu, sehingga menewaskan sekitar 2.000 pria dan anak laki-laki pada tanggal 11 Juli. Sekitar 15.000 orang Srebrenica melarikan diri ke pegunungan sekitarnya, tetapi pasukan Serbia memburu dan membunuh 6.000 dari mereka di hutan.

Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia tewas setelah pasukan Serbia menyerang “daerah aman” PBB di Srebrenica pada Juli 1995, kendati ada kehadiran pasukan Belanda yang bertugas sebagai penjaga perdamaian internasional.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here