Masyarakat Nigeria Gelar Aksi Demonstrasi Besar-besaran Melawan Kebrutalan Polisi

Warga Nigeria protes pemerintah agar mengakhiri kekerasan polisi. Foto: PressTv

Indonesiainside.id, Lagos – Masyarakat Nigeria menggelar aksi demonstrasi besar-besaran melawan kebrutalan polisi. Aksi demo masyarakat tersebut dilakukan untuk mengakhiri kebrutalan polisi yang berulang selama bertahun-tahun.

Selama beberapa hari terakhir, ribuan anak-anak muda Nigeria menggelar demonstrasi untuk mendesak pemerintah membubarkan Pasukan Khusus Anti Bandit (SARS), unit kepolisian yang dituduh telah melakukan pembunuhan brutal di luar hukum, pemerasan dan penyiksaan.

Sedikitnya 10 orang telah tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam protes jalanan, yang telah dihadapi dengan cara kekerasan, menurut Amnesty International. Polisi di beberapa negara bagian menembakkan amunisi aktif, gas air mata, dan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Para demonstran menggunakan tagar #EndSars untuk mendorong perjuangan mereka, yang telah memicu protes solidaritas di seluruh dunia.

Awal pekan ini, pihak berwenang telah membubarkan SARS dan menggantinya dengan tim taktis baru, yang dikenal sebagai Divisi Senjata dan Taktik Khusus (SWAT).

Namun, protes terus meningkat, di mana pendemo menuntut pemerintah berkomitmen untuk mengusut oknum petugas SARS yang terlibat dalam kekerasan dan memberi kompensasi kepada korban. Beberapa pengunjuk rasa juga menyerukan agar kepala kepolisian mengundurkan diri.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, tentara memperingatkan mereka dapat turun tangan melawan “semua elemen subversif dan pembuat onar.”

Militer juga menyatakan kesiapannya “untuk mendukung penuh otoritas sipil dalam kapasitas apapun untuk memelihara hukum dan ketertiban dan menangani situasi apapun secara tegas”.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here