Turki Kecam Rencana Israel Bangun Permukiman Baru di Tepi Barat

Sejumlah warga Palestina bersiap melemparkan batu saat melakukan protes permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat dan Lembah Yordan di Desa Al-Shamalyeh, Jum'at (17/7). Agensi Anadolu/Nedal Eshtayah

Indonesiainside.id, Jakarta – Turki mengkritik rencana yang baru-baru ini disetujui oleh Israel untuk memperluas permukiman ilegalnya di Tepi Barat yang diduduki, Jumat (16/10).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah untuk membangun lebih dari 12.000 unit rumah adalah contoh terbaru dari sikap agresif Tel Aviv yang melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.

Menggarisbawahi bahwa kebijakan pendudukan dan aneksasi ini pasti akan gagal, Turki menegaskan akan terus mendukung Palestina dan terus memperjuangkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dianggap sebagai wilayah pendudukan menurut hukum internasional, sehingga membuat semua permukiman Yahudi di sana berstatus ilegal.

Israel menduduki Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, pada tahun 1967. (Aza/AA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here