Azerbaijan Kibarkan Bendera di Jembatan Bersejarah Setelah Dibebaskan dari Pendudukan Armenia

Jembatan bersejarah Khudaferin, setelah bebas dari pendudukan Armenia. Foto: Anadolu

Indonesiainside.id, Jakarta – Pasukan Azerbaijan mengibarkan bendera di jembatan bersejarah yang menghubungkan negara itu dengan Iran, ketika konfliknya dengan Armenia berlanjut. Wilayah ini sebelumnya secara sepihak diduduki oleh Armenia.

“Angkatan Bersenjata Azerbaijan telah mengibarkan bendera Azerbaijan di atas Jembatan Khudaferin kuno. Hidup rakyat Azerbaijan! Karabakh adalah Azerbaijan!” Kata Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di Twitter, Senin(19/10), melansir DailySabah.

Jembatan yang dibangun pada abad ke-11 ini berada di wilayah Jabrayil di seberang Sungai Aras, yang menghubungkan Iran dengan Azerbaijan.

Tentara Azerbaijan baru-baru ini membebaskan pusat kota Jabrayil dan beberapa desa dari pendudukan Armenia.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengumumkan bahwa pasukan Armenia telah “melanggar” gencatan senjata kemanusiaan terbaru hanya selang beberapa jam setelah diumumkan. Militer Armenia menggunakan senjata, mortir, dan artileri kaliber besar menyerang kawasan sipil.

Gencatan senjata baru, yang kedua sejak permusuhan di sekitar Nagorno-Karabakh yang diduduki Armenia dimulai pada 27 September, diumumkan pada hari Sabtu, dan mulai berlaku pada 12 tengah malam.

Itu dicapai antara Baku dan Yerevan setelah gencatan senjata 10 Oktober, yang dimaksudkan untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan pemulihan jenazah, dan beberapa jam kemudian dilanggar oleh serangan rudal Armenia di kota Ganja, Azerbaijan.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here