Batuk Berkepanjangan, Melania Trump Tidak Ikut Kampanye

Donald Trump dan istrinya Melania. Foto: guardian

Indonesiainside.id, Washington – Melania Trump menarik diri dari jadwal kampanye pada hari Selasa, dua minggu dari hari pemilihan, karena “batuk yang berkepanjangan”.

Seperti suaminya, Donald Trump, dan putranya, Barron, ibu negara AS itu baru-baru ini terjangkit virus corona dan menjalani perawatan dan isolasi. Dia mengatakan pekan lalu telah pulih dan akan melakukan perjalanan dengan suaminya ke Erie, Pennsylvania, untuk rapat umum pemilihan presiden.

Namun juru bicara, Stephanie Grisham, mengatakan: “Nyonya Trump merasa lebih baik setiap hari setelah sembuh dari Covid-19, tetapi dengan batuk yang berkepanjangan, dan karena terlalu berhati-hati, dia tidak akan bepergian hari ini.”

Dalam pernyataannya yang mengumumkan kesembuhannya, Melania Trump mengatakan dia “Sangat beruntung karena diagnosis dengan gejala yang minimal, meskipun gejala itu mengenai saya sekaligus dan tampaknya menjadi gejala rollercoaster di hari-hari berikutnya. Saya mengalami nyeri, batuk dan sakit kepala, dan merasa sangat lelah hampir sepanjang waktu.”

Berbeda dengan suaminya, yang menerima perawatan yang belum tersedia untuk masyarakat umum, Trump tidak menghabiskan waktu banyak di rumah sakit dan berkata “lebih memilih untuk mengambil jalan yang lebih alami dalam hal pengobatan, lebih memilih vitamin dan makanan sehat”.

Guardian, Rabu(21/10) melansir bahwa Trump dan pemerintahannya dituduh gagal menunjukkan kehati-hatian dalam menggelar acara publik selama pandemi virus corona.

Perilaku Trump tidak menampilkan langkah-langkah mitigasi yang dipaksakan, termasuk mengenakan masker dan penerapan jarak sosial. Akhirnya, presiden, ibu negara, dan tokoh senior lainnya jatuh sakit setelah menghadiri sesi jamuan di Gedung Putih untuk calon mahkamah agung Amy Coney Barrett pada 26 September.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here