Otoritas Xinjiang Lakukan Pengendalian Kesehatan Berisiko Tinggi

Indonesiainside.id, Xinjiang– Otoritas lokal Shufu, Kashgar Xinjiang telah mengambil tindakan segera termasuk melakukan penyelidikan patologis dan penyaringan massal terhadap penduduk setempat, lapor China International Radio (CRI). Pihak berwenang sedang melakukan uji persaingan besar-besaran di Xinjiang, menyusul merebaknya gelombang baru Covid-19 di sana.

Wakil Direktur Komisi Kesehatan Daerah Otonomi Xinjiang Uighur Gu Yingsu mengatakan hal itu mengikuti gelombang wabah Covid-19 baru-baru ini di sana.  Menurut dia, langkah-langkah untuk melacak kontak dekat semua 138 pasien asimtomatik telah berhasil dilaksanakan dan langkah-langkah pengendalian kesehatan terhadap mereka yang berisiko tinggi telah diambil.

Sebagai catatan, hingga pukul 14.00 kemarin, dari 4,75 juta orang di Kashgar yang perlu menjalani skrining, sebanyak 2,84 juta orang telah menerima uji coba asam nuklir (NAT).  Sementara itu, Gu mengatakan bahwa biaya kelompok asimtomatik atau positif Covid-19 akan ditanggung oleh pemerintah selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Kini cuaca di China semakin dingin dengan merebaknya penyakit menular seperti flu.  Selain itu, bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, migrasi jutaan orang juga akan meningkatkan risiko wabah penyakit di negara tersebut.

Namun, dengan tindakan pencegahan dan pengendalian yang efektif dalam norma baru ini, kemungkinan epidemi masif sangat kecil. (NE/xh)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here