Duterte Berjanji Akan Perangi Korupsi di Sisa Akhir Masa Jabatannya

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Manila— Presiden Filipina Rodrigo Duterte berjanji untuk “fokus” pada pemberantasan korupsi dalam dua tahun terakhir masa jabatannya. Dia menyebut negaranya masih terus menderita akibat korupsi yang merajalela meski pemerintahannya telah berupaya membasmi praktik ilegal tersebut.

“Anda tahu negara ini terus diganggu oleh korupsi,” kata Duterte dalam rekaman pidato publik yang disiarkan di televisi pemerintah pada Selasa (27/10).

Duterte menekankan perlunya melindungi kepentingan negara di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung yang melibatkan beberapa pejabat di lembaga pemerintahan. “Korupsi masih menjadi masalah. Saya akan fokus untuk memerangi korupsi di tahun-tahun terakhir masa jabatan saya,” ujarnya.

Duterte yakin pemerintahannya masih dapat melakukan sesuatu untuk meminimalkan korupsi. “Tidak serta-merta memberantas korupsi secara total, tetapi saya pikir kami, para anggota Kabinet, dengan cara kami, akan mengambil sikap yang sangat kuat melawan korupsi,” imbuhnya.

Pada 2016, Duterte memenangkan kursi kepresidenan dengan platform memerangi obat-obatan terlarang dan korupsi yang merajalela di pemerintahan. Di Filipina, masalah korupsi memang selalu menjadi perhatian.

Duterte sekali lagi memperingatkan “para penjahat” untuk berhenti atau mereka akan mendapat hukuman. “Ini seruan kedua saya untuk kampanye total melawan korupsi,” imbuhnya, seraya bersumpah akan “memeriksa setiap departemen” dalam pemerintahannya.

“Saya harus memastikan korupsi dihentikan,” katanya. (NE/ant/xh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here