Tujuh Pelajar Madrasah yang Tengah Belajar Al-Quran Gugur dalam Ledakan Bom di Peshawar

Indonesiainside.id, Islamabad– Sedikitnya tujuh anak meninggal dan 70 lainnya terluka dalam ledakan di sebuah lembaga madrasah di barat laut Pakistan hari ini, kata seorang pejabat. Pasukan keamanan melakukan penyelidikan di tempat kejadian yang menewaskan empat siswa yang tengah belajar Al-Quran di sebuah madrasah di Peshawar, Pakistan hari Selasa (27/10) ini, kutip AFP.

Bom itu meledak di daerah Dir di kota Peshawar, kata Bilal Faizi, juru bicara layanan penyelamatan 1122, kepada Anadolu Agency. Dia menambahkan bahwa semua yang terluka dipindahkan ke Rumah Sakit Lady Reading dan beberapa dari mereka dalam kondisi kritis.

Tidak segera jelas berapa banyak anak di antara mereka yang meninggal atau terluka, karena siswa yang berkumpul di sekolah termasuk banyak yang sudah dewasa.    “Bukti forensik yang kami ambil, menunjukkan bahwa itu sekitar 5kg [11 pon] bahan peledak dan itu adalah alat yang diatur waktunya,” kata kepala unit penjinak bom dari kepolisian provinsi Shafqat Malik

“Tampaknya ini adalah perangkat berkualitas tinggi, yang tampaknya menggunakan TNT. Ada banyak kerusakan, dan [serangan] ini telah direncanakan dengan sangat matang,” tambah Malik.

Bukti forensik  menunjukkan ada sekitar 5kg [11 pon] bahan peledak dan itu adalah alat yang diatur waktunya. “Tampaknya ini adalah perangkat berkualitas tinggi, yang tampaknya menggunakan TNT. Ada banyak kerusakan, dan [serangan] ini telah direncanakan dengan sangat matang,” tambah Malik.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here