Jepang Dukung UU Gratiskan Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin Covid-19

Indonesiainside.id, Tokyo – Pemerintah Jepang pada Selasa (27/10) mendukung rancangan undang-undang (RUU) yang menggratiskan vaksin coronavirus baru (Covid-19) bagi seluruh penduduknya.

RUU tersebut juga akan memberikan kompensasi kepada para pemasok vaksin jika efek samping serius terjadi, dan perawatan kesehatan gratis akan ditawarkan kepada penerima vaksin jika mereka mengalami efek negatif.

RUU itu, yang merupakan amendemen dari undang-undang (UU) vaksinasi saat ini, diajukan tak lama setelah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, dalam pidato kebijakan pertamanya di parlemen sejak mulai menjabat bulan lalu yang digelar sehari sebelumnya, menyampaikan bahwa pemerintah akan menjamin ketersediaan vaksin yang cukup bagi seluruh penduduk Jepang.

Segera setelah keamanan vaksin dipastikan melalui uji klinis dan persetujuan regulator, Suga mengatakan pemerintah akan mengamankan jumlah vaksin yang cukup untuk seluruh penduduk Jepang pada paruh pertama tahun depan.

Koalisi pimpinan Partai Liberal Demokrat (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa berupaya meloloskan RUU tersebut demi mengamankan vaksin coronavirus pada akhir sidang Diet (parlemen nasional Jepang) 5 Desember mendatang, dan telah mengalokasikan anggaran sebesar 671,4 miliar yen (10 yen = Rp1.407) untuk mewujudkannya.

Pemerintah Jepang telah membuat kesepakatan dengan produsen obat asal Inggris, AstraZeneca Plc., dan perusahaan farmasi Pfizer Inc. dari Amerika Serikat (AS).

Dalam kedua kesepakatan itu, Jepang setuju menerima 120 juta dosis vaksin dari masing-masing perusahaan jika vaksin tersebut sukses dikembangkan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here