Dua Wanita dan Satu Pria Tewas dalam Serangan Pisau di Prancis

Sejumlah warga beraktivitas di area Istana Trocadero yang tak jauh dari Menara Eiffel di Paris, Prancis, 10 Juli 2020. (ANTARA/Xinhua/Gao Jing/aa)

Indonesiainside.id, Paris – Dua wanita dan satu pria tewas setelah diserang oleh seorang pembunuh yang menggunakan pisau di Prancis. Peristiwa mengenaskan ini terjadi di sebuah gereja di Kota Nice, Prancis, Kamis (29/10).

Wali Kota Nice, Christian Estrosi, yang juga mantan anggota parlemen dari Partai Republik mengatakan lewat akun Twitter-nya, polisi telah menahan penyerang setelah menembaknya.

“Saya dapat mengkonfirmasi semua yang menunjukkan ini adalah serangan teror di Basilika Notre-Dame,” katanya, dilansir Aljazeera, Kamis (29/10).

Dia mengonfirmasi dua wanita dan satu pria telah tewas. Seorang wanita berlindung di bar terdekat tempat dia meninggal karena luka-lukanya. Yang lainnya terbunuh dengan cara mengenaskan.

Dalam perkembangan terpisah, polisi membunuh seorang tersangka di kota Avignon di Prancis Selatan yang menurut mereka mengancam orang yang lewat dengan pistol.

Dalam kasus lain lagi, di tengah meningkatnya ketegangan antara Prancis dan dunia Islam, media yang dikelola pemerintah Saudi mengatakan seorang pria ditahan setelah menikam dan melukai penjaga di Konsulat Prancis di Jeddah.

Presiden Emmanuel Macron sedang menuju ke kota, sementara Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengadakan pertemuan darurat saat dia memperingatkan orang-orang untuk menghindari lokasi serangan.

Sementara itu, seorang perwakilan dari Dewan Perancis untuk Iman Muslim mengutuk serangan itu. “Sebagai tanda berkabung dan solidaritas dengan para korban dan orang yang mereka cintai, saya menyerukan kepada semua Muslim di Prancis untuk membatalkan semua perayaan hari raya Maulid,” kata juru bicara itu.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here