Tiga Orang Tewas Dalam Penyerangan Gereja Notre Dame Prancis, Indonesia Sampaikan Duka Cita

Gereja Notre Dame, Prancis.

Indonesiainside.id, Jakarta – Indonesia mengecam serangan teroris yang menewaskan tiga orang di Gereja Notre Dame, Nice, pada Kamis (29/10).

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan simpati kepada korban dan keluarganya,” kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah melalui keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Kementerian Luar Negeri juga memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban atas peristiwa tersebut.

Tiga orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan menggunakan pisau di Nice. Polisi memastikan bahwa satu setidaknya satu orang dipenggal dalam peristiwa tersebut.

Polisi telah menangkap tersangka dan membawanya ke rumah sakit karena mengalami luka tembak.

Indonesia sebelumnya juga mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina agama Islam.

“Pernyataan tersebut telah melukai perasaan lebih dari 2 milyar orang muslim di seluruh dunia dan telah memecah persatuan antar umat beragama di dunia,” ujar Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui keterangan tertulis.

Indonesia berpandangan kebebasan berekspresi tidak bisa dilakukan dengen mencederai kehormatan, kesucian, dan kesakralan nilai serta simbol agama.

Sebagai negara demokrasi dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia mengajak seluruh negara mendorong toleransi antar-umat beragama di tengah situasi pandemi saat ini.

Sebelumnya, Macron memicu kemarahan dunia Muslim dengan menuduh Muslim Prancis melakukan “separatisme”, dan menggambarkan Islam sebagai “agama yang sedang dalam krisis”.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here