Azerbaijan Kembali Bebaskan 9 Desa dari Jajahan Armenia

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev

Indonesiainside.id, Baku – Tentara Azerbaijan membebaskan sembilan desa lagi di wilayah Karabakh Atas dari pendudukan Armenia, ungkap presiden Azerbaijan pada Jumat (30/10).

“Kemenangan militer Azerbaijan telah membebaskan desa Khudaverdili, Gurbantepe, Shahveledli dan Khubyarli di wilayah Jabrayil, Aladin dan Vejneli di wilayah Zengilan, Kavdadig, Memer dan Mollali di Gubadli. Hidup tentara Azerbaijan! Karabakh adalah Azerbaijan!” Kata Aliyev di Twitter.

Sejak bentrokan meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar tiga perjanjian gencatan senjata kemanusiaan sejak 10 Oktober.

Hingga saat ini, setidaknya 91 warga sipil tewas – termasuk 11 anak-anak dan 27 wanita – sementara 400 orang – termasuk setidaknya 14 bayi, 36 anak-anak, 101 wanita – terluka dalam serangan pasukan Armenia.

Sebanyak 2.442 rumah dan 92 gedung apartemen dan 428 bangunan umum rusak hingga tidak dapat digunakan lagi, kata Kepala Kantor Kejaksaan Azerbaijan.

Konflik Karabakh

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas.

Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua dari Majelis Umum PBB, serta organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan Armenia dari wilayah pendudukan.

Secara total, sekitar 20 persen wilayah Azerbaijan – termasuk Nagorno-Karabakh dan tujuh wilayah yang berdekatan – berada di bawah pendudukan Armenia secara ilegal selama hampir tiga dekade.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here