Thailand Wajibkan Turis Asing Karantina di Bangkok sebelum Masuk Provinsi Lain

Seorang siswa diukur suhu tubuhnya di pintu masuk sebuah sekolah di Bangkok, Thailand, Rabu (1/7). Xinhua/Rachen Sageamsak

Indonesiainside.id, Bangkok– Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand/TAT) pada Jumat (30/10) menegaskan bahwa semua turis yang masuk ke negaranya harus menyelesaikan karantina selama 14 hari di fasilitas karantina negara alternatif (ASQ) di Bangkok. Mereka harus melakukan karantina  sebelum melancong ke provinsi lain.

TAT mengatakan penerbangan langsung dari negara lain ke provinsi selain Bangkok masih ditangguhkan.  “Karena kita saat ini dalam tahap percontohan, Bangkok merupakan yang terlengkap dalam hal sistem kesehatan masyarakat dan fasilitas ASQ untuk merawat wisatawan internasional. Lebih mudah untuk mengontrol dan mengelola jika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan,” kata Gubernur TAT Yuthasak Supasorn.

Menurut sang gubernur, memindahkan turis ke provinsi selain Bangkok untuk karantina menimbulkan risiko paparan virus yang lebih tinggi bagi penduduk setempat.  Yuthasak mengatakan dirinya yakin tahap kedua pembukaan kembali akan segera diimplementasikan, setelah gelombang pertama kedatangan wisatawan asal China tidak menimbulkan ancaman kesehatan bagi masyarakat setempat.

“Kedatangan turis asal China dianggap berhasil karena mereka semua mengikuti protokol keamanan kesehatan dan tidak ada satu pun dari mereka yang dinyatakan positif Covid-19,” kata Yuthasak. (Ant/xh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here