Tim Penyelamat sedang Berjuang untuk Menyelamatkan Korban Gempa di Turki

Pekerjaan pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di puing-puing bangunan setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang pantai Laut Aegean Turki, di Izmir, Turki, Jum'at (30/10/2020).Halil Fidan - Anadolu Agency

Indonesiainside.id, Bayrakli–  Tim penyelamat di Turki sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bagi para korban yang terperangkap di bawah reruntuhan sebuah bangunan di kota Izmir beberapa jam setelah gempa kuat melanda Laut Aegea di pantai barat negara itu. Sedikitnya 24 orang dan dua orang dilaporkan tewas di Yunani sementara yang terluka sekitar 800 orang,  kutip AFP.

Korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,0 yang berpusat di lepas pantai Pulau Samos dekat pantai Turki. Sejak dini hari tadi, lebih dari 1.200 penyelamat telah terlibat dalam operasi SAR di sekitar 13 bangunan yang runtuh dan rusak parah di Izmir akibat gempa yang juga dirasakan di Istanbul dan Athena.

Sebanyak tiga korban berhasil diselamatkan dari bawah reruntuhan bangunan berlantai delapan setelah semuanya diyakini terjebak selama hampir 10 jam. Sebuah stasiun TV pun menunjukkan upaya dramatis untuk mengeluarkan mereka.

Wali Kota Izmir Tunc Soyer mengatakan sebanyak 20 bangunan runtuh, tetapi tim penyelamat diperkirakan akan fokus pada operasi SAR di 17 bangunan. Kemarin, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa gempa bumi kuat sekitar 35 detik telah terjadi sebelum jam 3 sore (waktu setempat) menyebabkan kepanikan di antara warga di Izmir yang berlari ke jalan utama.

Di Seferihisar, sebuah kota dekat Izmir, rekaman video juga menunjukkan gelombang tsunami skala kecil membanjiri lingkungan dekat pantai.  Insiden itu, bagaimanapun, membuka babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara, yang sebelumnya tegang setelah Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menghubungi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungannya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here