Malaysia Belum Siap Kirim Jamaah Umrah, Pemerintah Pertimbangkan Keselamatan Warga

Menteri KLN Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein (ANTARA Foto/Ho-FB)

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia belum siap mengirim jamaah umrah ke Makkah setelah Arab Saudi membuka akses ibadah bagi warga luar di Tanah Suci.

Kementerian Luar Negeri (KLN) dan Kantor Perdana Menteri (Urusan Agama) masih meminta nasehat dari Majelis Keselamatan Negara (MKN) dan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) untuk memastikan rakyat negara ini dapat menunaikan umrah di Makkah.

Menteri KLN Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein dan Menteri di Kantor Perdana Menteri (Urusan Agama) Senator Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengemukakan hal itu dalam pernyataan bersama di Kuala Lumpur, Selasa (3/11).

Mereka mengatakan pemerintah akan melakukan yang terbaik demi kepentingan rakyat Malaysia khususnya jamaah umrah yang bakal ke Tanah Suci kelak.

“Bagi pemerintah, keselamatan dan kesehatan jamaah umrah Malaysia merupakan keutamaan tertinggi. Pemerintah akan terus memantau situasi COVID-19 khususnya di Malaysia serta meneliti dari waktu ke waktu prosedur operasi standar (SOP) ibadah umrah yang ditetapkan kerajaan Arab Saudi,” katanya.

Dia mengatakan Malaysia amat menyambut baik keputusan Arab Saudi baru-baru ini yang memberi izin kepada jamaah luar negeri mengerjakan ibadah umrah selama 10 hari dengan mematuhi SOP yang telah ditetapkan.

Ahad lalu sebanyak 10.000 jamaah internasional yang merupakan kelompok pertama tiba di Arab Saudi setelah memberi izin terhadap umat Islam berumur 18 hingga 50 tahun menunaikan ibadah tersebut.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here