Ayda, Balita 3 Tahun Bertahan 91 Jam dalam Puing akibat Gempa di Turki

Balita saat dievakuasi dari reruntuhan (Foto file - Anadolu Agency)

Indonesiainside.id, Izmir – Seorang balita berusia tiga tahun dikeluarkan dari reruntuhan dalam kondisi selamat pada Selasa beberapa hari setelah gempa berkekuatan 6,6 SR melanda wilayah Aegea Turki.

Ayda Gezgin selamat dari reruntuhan bangunan apartemen di distrik Bayrakli provinsi Izmir 91 jam setelah bencana gempa. Ayda, korban ke-107 yang berhasil diselamatkan, sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Korban mungil itu nampak sadar dan melihat sekelilingnya saat dibawa ke Rumah Sakit Universitas Ege. Berbicara pada konferensi pers, Menteri Lingkungan Hidup dan Urbanisasi Murat Kurum mengatakan kesehatan Ayda stabil dan baik.

Wakil Menteri Kesehatan Muhammet Guven mengatakan kepada wartawan bahwa Ayda tetap sadar, sehat dan dapat merespons. Guven juga menegaskan bahwa Ayda tidak menunjukkan masalah pada organ-organ vitalnya.

Dia menambahkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan di empat gedung terus berlanjut sementara proses evakuasi di 13 gedung telah diselesaikan di kota terbesar ketiga di Turki itu.

Presiden Recep Tayyip Erdogan juga mengungkapkan kebahagiaannya atas penyelamatan Ayda dan membagikan fotonya yang di rumah sakit. “Ayda, ini mukjizat … Alhamdulillah dia telah memberi kami harapan baru dengan mata tersenyum setelah 91 jam. Cepat sembuh, Nak,” kata dia di Twitter.

Mehmet Gulluoglu, kepala Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD), juga mengungkapkan kebahagiaan atas penyelamatan gadis kecil itu.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here