Filipina Siap Siaga Terjangan Badai Tropis Siony

Badai Atsani atau Siony

Indonesiainside.id, Jakarta – Badai tropis Siony atau Atsani bergerak di Samudera Pasifik dan diperkirakan sampai ke Filipina pada Kamis malam atau Jumat pagi, ujar biro cuaca PAGASA pada Rabu.

Pagi ini, Atsani tampak di 700 kilometer sebelah timur Batanes dengan kecepatan angin 85 kilometer per jam.

Saat ini Atsani bergerak lambat dan berpotensi menguat menjadi badai tropis yang ekstrem dalam 24 jam ke depan, dengan ketinggian 100-110 kilometer per jam.

“Tidak menutup kemungkinan badai akan meningkat ke kategori topan,” ujar PAGASA, Rabu, kutip Philstar.

Angin kencang disertai hujan lebat berpotensi terjadi di Luzon Utara, lokasi pendaratan Atsani.

Ini adalah siklon tropis ke-19 yang melintasi Filipina tahun ini.

“Ini tidak seganas [Goni] tapi akan menyebabkan kerusakan jalan dan jembatan,” kata Duterte pada Senin.

Pada Minggu, topan Goni menghantam selatan Filipina dengan kecepatan hingga 310 kilometer per jam dan mengakibatkan dan menewaskan setidaknya 20 orang.

Goni juga mengakibatkan lebih dari 345.000 orang mengungsi, meratakan 20.000 rumah dan merusak 35.000 pemukiman lainnya.

Goni adalah topan terkuat setelah Haiyan yang menewaskan lebih dari 6.300 orang pada 2013.

Sebelum Goni, Filipina juga dihantam topan Molave yang menewaskan 22 orang.

Filipina adalah negara dengan lebih dari 7.600 pulau dan mengalami sekitar 20 badai tropis setiap tahun. (EP/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here