Jerman Minta Warganya di AS Waspada Potensi Kekacauan Setelah Trump Buru-buru Klaim Kemenangan

Indonesiainside.id, New York – Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer memperingatkan bahwa Amerika Serikat menghadapi “situasi yang sangat eksplosif” dan kemungkinan mengalami krisis sistemik setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kemenangan pemilu sebelum waktunya.

Hal ini menyusul pernyataan Trump bahwa ia akan pergi ke Mahkamah Agung untuk menghentikan penghitungan suara, Kramp-Karrenbauer mengatakan kepada penyiar publik ZDF, “Pemilihan ini belum diputuskan … suara masih dihitung.” katanya, Rabu(4/11).

Dia mengatakan Trump dapat menciptakan “krisis konstitusional di AS,”. “Skenario seperti itu “sesuatu yang sangat mengkhawatirkan kami.”ujarnya.

Menteri, yang juga ketua partai Uni Demokratik Kristen (CDU) Kanselir Angela Merkel, mengatakan tampaknya “pertarungan untuk mendapatkan legitimasi hasil tersebut, telah dimulai.”

Dia mengakui bahwa hubungan Jerman-AS telah menghadapi “ujian berat dalam empat tahun terakhir” dengan kritik keras Trump terhadap Berlin atas perdagangan dan pengeluaran militer.

Namun, dia berkata, “Persahabatan ini lebih dari sekedar pertanyaan tentang pemerintahan mana yang saat ini berada di Gedung Putih,” dia juga menegaskan menolak seruan di Jerman untuk “memisahkan diri dari Amerika Serikat.”

“Kami harus melakukan lebih banyak untuk kepentingan kami sendiri – baik sebagai Jerman dan khususnya dengan orang Eropa lainnya,” kata Kramp-Karrenbauer, menekankan bahwa terlepas dari hasil akhir pemungutan suara AS, Eropa perlu menjadi lebih mandiri.

Menteri Keuangan Olaf Scholz juga turut mengemukakan kekhawatirannya. Ia mengatakan bahwa mengingat perkembangan di AS, Eropa perlu memperkuat “kedaulatannya” sendiri sehingga “tatanan global berbasis aturan dapat eksis.”

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here