Cegah Pandemi Berkembang, India Larang Disinfektan dan Sinar UV

Indonesiainside.id, New Delhi– Pengadilan tinggi India pada Kamis (5/11) meminta pemerintah federal untuk melarang penggunaan terowongan disinfektan, fumigasi, semprotan dan sinar ultraviolet (UV) pada manusia dalam waktu sebulan. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

Arahan tersebut datang sebagai tanggapan atas litigasi kepentingan publik (public interest litigation) yang meminta larangan menyeluruh atas penggunaan, produksi, iklan, dan pemasangan terowongan sanitasi.  Pascamerebaknya Covid-19, para petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan untuk mengendalikannya, yang juga membuat sejumlah terowongan mencakup penyemprotan disinfektan pada orang yang melewatinya.

Pada 7 September, Mahkamah Agung menanyakan kepada pemerintah federal India mengapa mereka tidak melarang penggunaan terowongan untuk mendisinfeksi orang dari Covid-19. Di sisi lain Mahkamah juga berpendirian bahwa penyemprotan disinfektan kimia dapat berbahaya secara fisik maupun psikologis.

Jaksa Agung India Tushar Mehta sebelumnya memberi tahu pihak pengadilan bahwa kementerian kesehatan federal belum mengeluarkan anjuran atau pedoman apa pun tentang penggunaan sinar ultraviolet untuk mendisinfeksi manusia dalam penanganan Covid-19.  Pemerintah India mengatakan komite ahli telah menyatakan penyemprotan terhadap setiap individu dengan disinfektan (seperti terowongan, lemari, bilik) tidak disarankan karena tidak akan mengurangi kemampuan orang yang terinfeksi untuk menyebarkan virus melalui percikan atau kontak. (NE/ant/nh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here