PBB Akan Gelar Sesi Khusus Covid-19 Awal Desember

Indonesiainside.id, PBB— Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) pada Kamis (5/11) memutuskan untuk mengadakan sesi khusus pada 3-4 Desember mendatang guna membahas penggalangan kerja sama internasional untuk menangani pandemi Covid-19. Sesi khusus membahas pandemi virus corona  (Covid-19) dinilai  sebagai momen bersejarah.

“Sesi khusus Majelis Umum PBB (UNGA) mengenai pandemi penyakit coronavirus2019 (Covid-19) merupakan momen bersejarah, sekaligus ujian, bagi multilateralisme. Itu akan ditentukan oleh tindakan kolektif kita terhadap salah satu isu paling krusial di masa ini,” kata Presiden Sesi ke-75 UNGA Volkan Bozkir dalam sambutannya sebelum diadopsinya Resolusi Modalitas untuk Sesi Khusus ke-31 Majelis Umum mengenai Pandemi Covid-19.

Resolusi tersebut diadopsi oleh 150 dari 193 negara anggota UNGA. Tidak ada negara yang menentang resolusi tersebut, namun Amerika Serikat (AS), Israel, dan Armenia abstain. “Sesi khusus ini penting untuk menyediakan platform inklusif yang memiliki kapasitas untuk mendengar dan menangani kekhawatiran negara-negara anggota dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk masyarakat sipil, akademisi, dan pakar sektor swasta yang merintis pengembangan vaksin. Untuk mencapai tujuan itu, pada hari kedua akan digelar panel dialog interaktif bagi para pemangku kepentingan mengenai berbagai aspek Covid-19,” kata Bozkir.

Berdasarkan resolusi tersebut, sesi khusus di level kepala negara dan pemerintahan itu akan terdiri dari segmen pembuka, debat umum, dan segmen penutup.  Debat umum akan diadakan pada hari pertama sesi khusus tersebut dan termasuk sesi penyampaian pernyataan dari negara-negara anggota dan pengamat serta Uni Eropa (UE) dan, jika memungkinkan, sejumlah perwakilan dari organisasi terkait yang menghadiri sesi khusus tersebut.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here