Tegang Pascapilpres AS, Menlu Jerman Minta Trump dan Biden Tahan Diri

Mantan wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Presiden Donald Trump yang tengah menyampaikan pidato mereka masing-masing di kesempatan yang berbeda. Foto: Xinhua

Indonesiainside.id, Berlin – Pilpres Amerika Serikat (AS) mempertunjukkan akrobat panas dua kandidat yang bersaing berdasarkan hasil pemilihan yang sangat ketat. Dua kandidat, Donald Trump dan Joe Biden, diminta sama-sama menahan diri.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mendesak kedua pihak dalam Pemilu AS untuk menahan diri sampai hasilnya keluar, meski Biden mulai menunjukkan tanda-tanda kemenangan.

“Amerika itu lebih dari  pertunjukan  satu orang. Siapa pun yang terus menuangkan minyak ke dalam api dalam situasi seperti ini bertindak tidak bertanggung jawab,” kata Maas kepada media Jerman Funke, Jumat (6/11).

“Sekarang adalah waktunya untuk tetap tenang sampai hasil yang ditentukan secara independen keluar,” tambahnya dalam beberapa komentar pertamanya tentang situasi tersebut.

Penghitungan terus berlanjut dalam pemilihan presiden AS dalam situasi sangat ketat yang bergantung pada margin tipis di beberapa negara bagian. Presiden Republik Donald Trump telah meluncurkan serangkaian tuntutan hukum dengan harapan bisa memperlambat lawannya, Joe Biden dari Partai Demokrat.

Akibatnya ketegangan telah meningkat di beberapa tempat. “Agar hasil – yang belum ditentukan – diterima, setiap orang harus menahan diri,” kata Maas kepada media Funke. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here