Hong Kong Setop Impor Unggas dari Rusia, Jerman, dan Inggris karena Flu Burung

Wabah Flu Burung yang menjangkiti unggas seperti ayam dan sejenisnya melanda wilayah Rusia, Jerman dan Inggris. Foto: bbc

Indonesiainside.id, Jakarta – Otoritas keamanan pangan Hong Kong mulai Jumat (6/11) memutuskan untuk menangguhkan impor daging dan produk unggas dari beberapa wilayah di Rusia, Jerman, dan Inggris.

Penangguhan impor ini dilakukan akibat merebaknya wabah flu burung di wilayah ketiga negara itu yang meliputi Tomskaya Oblast, Distrik Nordfriesland di Negara Bagian Schleswig-Holstein, serta Distrik Cheshire West dan Chester di Cheshire County.

Pusat Keamanan Pangan (Center for Food Safety/CFS) di bawah Departemen Kebersihan Pangan dan Lingkungan Pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong menyampaikan CFS telah menginstruksikan untuk segera menangguhkan perdagangan impor daging dan produk unggas, termasuk telur unggas, dari wilayah-wilayah tersebut demi melindungi kesehatan masyarakat Hong Kong.

Instruksi itu didasarkan pada pemberitahuan dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) tentang wabah flu burung H5N8 yang sangat patogen di wilayah-wilayah yang disebutkan.

Diungkapkan juru bicara CFS, Hong Kong saat ini sedang membuat protokol dengan Rusia terkait impor daging unggas, namun tidak untuk telur unggas.

Menurut Departemen Sensus dan Statistik Pemerintah SAR Hong Kong, daerah administratif tersebut mengimpor sekitar 142 ton daging unggas beku dari Rusia dalam sembilan bulan pertama pada tahun ini.

Dalam periode yang sama, Hong Kong mengimpor sekitar 2.500 ton daging unggas beku, dan sekitar 880.000 telur unggas dari Jerman.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here