Biden Sindir Trump: Kini Waktunya Membuang Kemarahan dan Retorika Kasar ke Belakang

Foto kombinasi - Calon presiden dari Partai Demokrat AS Joe Biden dan Presiden AS Donald Trump berbicara tentang hasil awal pemilihan presiden AS 2020, (4/11/2020). ANTARA/REUTERS/Kevin Lamarque/Carlos Barria/aa/pri.

Indonesiainsid.id, Washington – Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, menyindir berbagai pernyataan rival politiknya, Donald Trump, yang terus mengumbar kata-kata kasar dan membakar kemarahan pendukungnya.

Biden mengatakan kini waktunya bagi Amerika Serikat untuk menyembuhkan perpecahan yang ditinggalkan oleh kampanye pilpres dan bersatu sebagai bangsa.

“Dengan kampanye yang telah usai, kini waktunya untuk meletakkan kemarahan dan retorika kasar di belakang kita dan bersatu sebagai sebuah bangsa. Kini waktunya untuk Amerika bersatu. Dan untuk menyembuhkan diri,” ujar Joe Biden pada Sabtu (7/11).

Biden memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat pada Sabtu, sebagaimana dilaporkan Edison Research dan sejumlah jaringan televisi. Biden unggul dengan perolehan suara Electoral College 273 dibanding 214 dalam pemungutan suara Electoral College, menurut Edison Research.

Biden merasa terhormat karena masyarakat AS telah memilihnya untuk menjadi presiden. “Saya merasa terhormat dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Amerika kepada saya dan Wakil Presiden terpilih (Kamala) Harris. Di tengah tantangan yang belum pernah dihadapi sebelumnya, warga Amerika dalam jumlah yang memecah rekor memberikan suaranya,” kata Biden melalui Twitter.

Sementara itu, Presiden Donald Trump akan mengajukan kasus sengketa hasil pemilu AS di pengadilan pekan depan. “Kita semua tahu mengapa Joe Biden terburu-buru untuk berpura-pura menjadi pemenang, dan mengapa sekutu-sekutu medianya dengan keras berusaha untuk membantunya, mereka tidak mau kebenaran diungkap,” kataTrump dalam sebuah pernyataan. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here