Menlu AS: Setiap Suara Sah Mengarah pada pemerintahan Trump Kedua

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Pompeo menjadi pembicara dalam dialog dengan GP Ansor di Jakarta. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Selasa menyuarakan keyakinan bahwa setelah setiap suara “sah” dihitung, itu akan mengarah pada “pemerintahan Trump kedua,” yang menolak kemenangan penantang Demokrat Joe Biden atas Presiden Donald Trump.

Dia berbicara ketika para pemimpin dunia, termasuk sekutu dekat Washington, Inggris dan Prancis, telah memberi selamat kepada Presiden terpilih Biden. Trump, seorang Republikan, sejauh ini menolak untuk menyerah dan membuat klaim tidak berdasar bahwa penipuan merusak hasil Pilpres.

“Akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump kedua,” kata Pompeo dalam konferensi pers Departemen Luar Negeri. Dia kemudian berusaha meyakinkan dunia bahwa transisi pasca pemilu Amerika akan berhasil.

“Kami akan menghitung semua suara … Dunia harus memiliki keyakinan penuh bahwa transisi yang diperlukan untuk memastikan bahwa Departemen Luar Negeri … berhasil hari ini dan sukses ketika presiden yang menjabat pada 20 Januari juga akan berhasil,”

Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari 2021, berisiko mengalami transisi yang tertunda karena Trump telah berjanji untuk terus maju dengan tantangan hukum jangka panjang atas kekalahannya dalam Pilpres. Anggota parlemen Republik AS telah membela hak Trump untuk melakukannya.

Ketika ditanya tentang komentar Pompeo, Biden tersenyum. Dia juga mengatakan tidak ada yang akan menghentikan transfer kekuasaan di pemerintah AS.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here