AS Masih Terburuk Kasus Covid-19 di Dunia, New York Umumkan Pembatasan Baru

Situasi setelah pelonggaran aktivitas sosial Covid-19 di Amerika. Foto: antara

Indonesiainside.id, Washington – Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara terburuk di antara negara-negara yang dilanda pandemi Covid-19 di dunia. AS hingga kini tetap berada di urutan teratas kasus terbanyak secara global.

Secara keseluruhan, Amerika Serikat telah mencatat lebih dari 10,3 juta infeksi dan lebih dari 240.000 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins. Sementara Worldometer melaporkan sebanyak 10,7 kasus positif di AS, dan 247.398 kasus kematian.

Gubernur New York Andrew Cuomo pada Rabu mengumumkan pembatasan COVID-19 baru dalam upaya untuk mengurangi penyebaran virus korona di negara bagian Amerika Serikat itu. Menurut aturan baru, yang mulai berlaku pada Jumat pukul 10 malam, bar, restoran, pusat kebugaran dan semua bangunan yang memiliki izin Otoritas Minuman Keras Negara harus tutup mulai pukul 10 malam sampai jam 5 pagi setiap harinya.

Namun, restoran akan diizinkan untuk menyediakan layanan bawa pulang dan pesan antar setelah pukul 10 malam. Selain itu, pertemuan di dalam dan luar ruangan di kediaman pribadi akan dibatasi tidak lebih dari 10 orang.

“Pemerintah daerah bertanggung jawab dalam penegakan. Saya ingin pemerintah daerah menegakkan ini,” kata Gubernur Cuomo dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman itu muncul di tengah peningkatan infeksi Covid-19 secara nasional. New York saat ini memiliki lebih dari 520.000 kasus. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here