Turki Lanjutkan Eksplorasi di Mediterania Timur

Armada laut Turki mengawal kapal eksplorasi di Mediterania. Foto: HN

Indonesiainside.id, Jakarta – Turki kembali mengeluarkan teleks navigasi baru, atau Navtex, untuk wilayah di Mediterania Timur di mana Turki akan melakukan kegiatan penelitian seismik hingga 23 November.

Menurut pengumuman dari otoritas Turki, kapal penelitian seismik Oruc Reis akan melanjutkan misinya selama 12 hari mulai Rabu.

Navtex adalah sistem komunikasi maritim yang memungkinkan kapal memberitahu kapal lain tentang keberadaan mereka di suatu daerah serta informasi lainnya.

Oruc Reis akan melakukan penelitian seismik di Mediterania Timur bersama dengan dua kapal lainnya, Ataman dan Cengiz Han.

Kapal itu akan melakukan berbagai survei geologi, geofisika, hidrografi, dan oseanografi, terutama landas kontinen, sambil mencari sumber daya alam.

Pada Agustus lalu, Turki melanjutkan eksplorasi energi di Mediterania Timur setelah Yunani dan Mesir menandatangani kesepakatan pembatasan maritim yang kontroversial, menolak isyarat niat baik Turki untuk menghentikan eksplorasi.

Menyatakan kesepakatan Yunani-Mesir “batal demi hukum,” Turki memberi wewenang kepada Oruc Reis untuk melanjutkan aktivitasnya di suatu wilayah di dalam landas kontinennya.

Turki secara konsisten menentang upaya Yunani untuk mendeklarasikan zona ekonomi eksklusif yang berbasis di pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki, melanggar kepentingan Turki, negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania.

Ankara juga mengatakan sumber daya energi di dekat pulau Siprus harus dibagi secara adil antara Republik Turki Siprus Utara (TRNC) dan Siprus Yunani.(EP/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here