China Mendesak Amerika Setop Intimidasi ke Perusahaannya

Perang Dagang AS dan China
Perang Dagang AS dan China. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Beijing – China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk melihat dengan benar kebijakan integrasi militer-sipil China. Beijing juga meminta AS menghentikan intimidasi tak berdasar terhadap perusahaan-perusahaan China tertentu dengan dalih keamanan nasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyampaikan pernyataan itu pada sebuah konferensi pers sebagai tanggapan atas pertanyaan perihal perintah eksekutif terbaru Presiden AS Donald Trump yang melarang warga Amerika berinvestasi di perusahaan-perusahaan China yang memiliki hubungan dengan aparat militer China.

Wang juga berjanji akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China.

Ia mengatakan pemerintah AS secara keji memfitnah dan menghina kebijakan integrasi militer-sipil China di balik motif politik dan menyalahgunakan kekuasaan negara dengan mengintimidasi perusahaan China.

Dia menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip persaingan pasar serta aturan ekonomi dan perdagangan internasional, yang juga sangat mengganggu kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi normal antara China dan AS.

Wang menambahkan bahwa langkah tersebut secara serius akan melanggar hak dan kepentingan sah perusahaan China serta merugikan kepentingan investor internasional, termasuk yang berasal dari AS.

Juru bicara itu mendesak AS untuk menarik keputusan keliru tersebut.

Amerika selama ini mencurigai perusahaan China memiliki afiliasi dengan pemerintah komunis di Beijing. Beberapa perusahaan dituduh menjadi alat mata-mata dan mendukung kepentingan China di dunia global.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here