Turki Meluncurkan Operasi Anti-teror Baru di Wilayah Timur

Operasi Yildirim-15 Mutki-Sarpkaya

Indonesiainside.id, Ankara– Turki telah memulai operasi anti-teror baru di provinsi timur negara itu, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan pada hari Sabtu. Sejak 13 Juni, 143 teroris PKK dinetralkan sebagai bagian dari Operasi Yildirim di negara itu. Operasi Yildirim-15 Mutki-Sarpkaya di provinsi Bitlis ditujukan untuk menggagalkan potensi serangan musim dingin ini, melenyapkan sepenuhnya kelompok teror separatis, dan menetralkan semua teroris yang bersembunyi di wilayah tersebut, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Sebanyak 816 personel keamanan mengambil bagian dalam operasi itu, termasuk pasukan Operasi Khusus Gendarmerie, polisi, dan personel keamanan, tambahnya. Meski pernyataan tersebut tidak menyebut kelompok tertentu, kelompok teror PKK telah aktif di Turki timur dan pemerintah telah melancarkan serangkaian operasi tahun ini untuk menetralisir teroris PKK di wilayah tersebut.

Merinci pencapaian Operasi Yildirim sejak 13 Juli 2020, pernyataan itu mengatakan 143 teroris ditalkukkan. Sebanyak 74 kolaborator organisasi teroris PKK ditangkap, dan lebih dari 251 gua, tempat penampungan, dan sejumlah besar senjata dihancurkan.

Otoritas Turki sering menggunakan istilah “dinetralkan” untuk menyiratkan bahwa teroris tersebut menyerah atau dibunuh atau ditangkap.  Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah. (NE/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here