Shamsi Ali: Alhamdulillah, Penyerang Keluarga Muslim di Queens New York Didakwa Melakukan Kejahatan Rasial

Imam/Directur Jamaica Muslim Center Shamsi Ali dalam sebuah aksi demonstrasi menentang kekerasan di Amerika Serikat. Foto: Imam Shamsi Ali

Indonesiainside.id, Jakarta – Empat hari lalu, ada satu keluarga Muslim diserang oleh dua orang tak dikenal di Queens, New York. Walau awalnya oleh Kepolisian dianggap kejahatan biasa, akhirnya diakui sebagai kejahatan kebencian (hate crime).

Demikian disampaikan Imam/Directur Jamaica Muslim Center Shamsi Ali melalu pesan Whatsupnya kepada Indonesiainside.id, di Jakarta, Senin (16/11).

“Itu setelah kita melakukan pressure (tekanan) kepada pihak berwajib. Alhamdulillah DA (District Attorney) Queens, Melinda Katz (mantan Presiden Queens Borough) sangat dekat dengan Komunitas Muslim. Hari ini kami mengadakan demonstrasi menentang kekerasan kepada siapa saja. Dihadiri oleh Presiden Queens Borough dan DA Queens Borough serta beberapa anggota DPRD NY (New York)….. Struggle must continue!” kata Presiden Nusantara Foundation ini.

Diberitakan Apnews.com, seorang wanita Queens yang dituduh meneriakkan hinaan anti-Muslim saat meraih jilbab wanita dan kemudian menyerang suaminya, Jumat, didakwa melakukan penyerangan sebagai kejahatan rasial dan pelanggaran lainnya. Giselle DeJesus, 35, ditahan dengan jaminan 10.000 dolar AS setelah dakwaannya hari Jumat.

Jaksa Wilayah Queens, Melinda Katz, menyebut episode itu sebagai “serangan jahat” yang membuat korban mengalami patah tulang wajah yang membutuhkan operasi. Dikatakan, sebuah keluarga diteror karena keyakinan agama mereka.

Menurut jaksa, DeJesus dan pasangan itu tinggal di jalan yang sama di lingkungan Rego Park, dan DeJesus melecehkan istri dan dua anak pasangan itu dalam sebuah pertemuan pada 27 September.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here