Presiden Azerbaijan Berjanji Akan Lindungi Gereja Kristen di Wilayah yang Sebelumnya Diduduki Armenia

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Foto: Anadolu

Indonesiainside.id, Nagorno-Karabakh–Presiden Azerbaijan berjanji akan melindungi gereja-gereja Kristen ketika negara mayoritas Muslim itu merebut kembali wilayah yang sebelumnya diduduki Armenia. Sementara itu penduduk Armenia membakar rumah mereka dan menyelamatkan diri dengan mobil dan truk menjelang kesepakatan pengambilalihan yang dimulai pada Ahad, lapor Al Arabiya.

Kantor presiden Ilham Aliyev mengatakan presiden membuat janji itu dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin mengerahkan pasukan penjaga perdamaian di daerah-daerah di bawah kesepakatan yang mengakhiri pertempuran enam minggu antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh.

Pasukan etnis Armenia telah menguasai Nagorno-Karabakh dan wilayah berdekatan yang cukup besar sejak 1994, setelah berakhirnya perang separatis. Pertempuran dilanjutkan pada akhir September dan diakhiri dengan kesepakatan yang menyerukan Azerbaijan untuk mendapatkan kembali kendali atas wilayah-wilayah terpencil serta memungkinkannya untuk menjaga bagian Nagorno-Karabakh yang direbutnya selama pertempuran baru-baru ini.

Wilayah pertama, Kalbajar, harus diserahkan pada hari Ahad. Tetapi Azerbaijan setuju pada menit-menit terakhir untuk memberi pasukan Armenia dan warga sipil waktu sampai 25 November untuk mundur.

Kalbajar adalah rumah bagi biara Dadivank yang terkenal dari Gereja Apostolik Armenia. Pada hari Sabtu, sehari sebelum perkiraan penyerahan wilayah, para pekerja memindahkan banyak benda suci biara.  Juru bicara kepresidenan Azerbaijan Hikmet Hajiyev mengatakan hari Minggu bahwa penundaan itu diminta oleh Armenia dan diberikan “dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang memburuk dan medan pegunungan yang sulit.”

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here