Mahathir Mohamad Halangi Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia?

Mahathir Mohamad (FMT)

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad menanggapi opini yang berkembang bahwa dirinya merupakan orang yang menghalangi pemimpin oposisi Dato’ Seri Anwar Ibrahim untuk menjadi perdana menteri.

“Benar dahulu saya berpendapat bahwa karena sebab tertentu dia tidak layak untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia. Tetapi apabila Najib Razak (mantan perdana menteri) menjadi kleptokrat, saya sanggup bekerja sama dengan Anwar untuk jatuhkan Najib,” ujarnya melalui blog yang ditulisnya di Kuala Lumpur, Sabtu.

Mahathir mengatakan dirinya tidak menentang rencana Pakatan Harapan (PH) bahwa Anwar akan menggantinya apabila dirinya meletakkan jabatan namun belum sampai waktunya teman-teman Anwar mendesak supaya dirinya meletakkan jabatan.

“Pada 21 Februari 2020, saya diberitahu oleh Muhyiddin dan beberapa pemimpin Bersatu bahwa pada malam itu Musyawarah Majelis Presiden PH akan mendesak supaya saya meletakkan jabatan untuk Anwar dilantik sebagai Perdana Menteri. Konon saya akan dipaksa lantik Anwar sebagai Wakil Perdana Menteri dengan segera,” katanya.

Dia mengatakan tujuan Muhyiddin ialah supaya dirinya setuju Bersatu keluar dari Pakatan Harapan untuk menjatuhkan pemerintah Pakatan Harapan (PH).

“Muhyiddin, Azmin Ali (Menteri Perekonomian yang membelot dari PKR) dan Hamzah (Menteri Dalam Negeri) sudah merancang untuk bekerja sama dengan Mufakat Nasional (koalisi UMNO dan PAS) untuk mendirikan pemerintah baru mengganti PH,” katanya.

Mahathir menuturkan Azmin Ali pula telah membenarkan apabila rencana tersebut di atas dibuat dalam Majelis Presiden PH dia akan walk out.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here