Menteri Pertahanan Armenia Mengajukan Pengunduran Diri

Menteri Pertahanan Armenia David Tonoyan, kiri, berdiri di samping Perdana Menteri Nikol Pashinyan pada pemakaman Mayor Garush Hambardzumyan, yang tewas dalam bentrokan bersenjata di perbatasan Armenia-Azerbaijan, Yerevan pada 16 Juli 2020 [File: Karen Minasyan / AFP]

Inonesiainside.id, Jakarta – Menteri Pertahanan Armenia Davit Tonoyan telah mengajukan pengunduran dirinya, sebuah surat kabar Armenia melaporkan pada Jumat (20/11).

Harian Aravot melaporkan perkembangan tersebut; Tonoyan menduduki posisi tersebut sejak Mei 2018.

Pengunduran dirinya terjadi setelah Menteri Luar Negeri Zohrab Mnatsakanyan mundur dari jabatannya pada Senin, karena Perdana Menteri Nikol Pashinyan berada di bawah tekanan dari politisi oposisi dan pengunjuk rasa untuk mundur.

Ribuan orang menuntut Pashinyan mundur setelah penandatanganan kesepakatan damai yang mengamankan kemajuan teritorial Azerbaijan di Nagorno-Karabakh setelah enam minggu pertempuran.

Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Rusia pada 9 November, menetapkan bahwa Armenia menyerahkan kendali atas beberapa wilayah di luar perbatasan Nagorno-Karabakh ke Azerbaijan.

Sebelumnya pada Jumat, unit tentara Azeri memasuki wilayah Agdam.

Nagorno-Karabakh terletak di Azerbaijan tetapi telah berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang di sana menyebabkan gencatan senjata pada tahun 1994. Perang itu tidak hanya menyisakan Nagorno-Karabakh itu sendiri tetapi juga wilayah sekitarnya yang substansial, di tangan Armenia.

Pertempuran sengit yang berkobar pada 27 September menandai eskalasi terbesar dari konflik puluhan tahun antara dua negara bekas Soviet itu dalam lebih dari seperempat abad, menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk puluhan warga sipil di kedua sisi. Azerbaijan belum mengungkapkan korban militernya. (aj/msh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here