Perusahaan Konstruksi Rusia Mokran LLC dan Korea Cholsan General Trading Corp Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat

Ilustrasi Para pekerja di perusahaan elektronik dichina
Ilustrasi Para pekerja di industri. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Amerika Serikat pada hari Kamis memberikan sanksi kepada dua perusahaan baru yang dituduh terlibat dalam mengekspor kerja paksa dari Korea Utara dan memperingatkan negara-negara untuk memulangkan pekerja Korea Utara yang tersisa.

Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya memasukkan perusahaan konstruksi Rusia Mokran LLC ke daftar hitam dan Korea Cholsan General Trading Corp, sebuah perusahaan Korea Utara yang beroperasi di Rusia.

“Korea Utara memiliki sejarah panjang dalam mengeksploitasi warganya dengan mengirim mereka ke negara-negara yang jauh untuk bekerja dalam kondisi yang melelahkan guna mendukung secara finansial Pyongyang dan program senjatanya,” kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam pernyataannya.

“Negara-negara yang masih menampung pekerja Korea Utara harus memulangkan para pekerja ini,” tambahnya.

Resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 2017 menuntut semua negara memulangkan semua pekerja Korea Utara pada 22 Desember tahun lalu untuk menghentikan mereka mendapatkan mata uang asing untuk program rudal nuklir dan balistik Korea Utara.

AS memperkirakan Pyongyang menghasilkan lebih dari $ 500 juta per tahun dari hampir 100.000 pekerja di luar negeri, di mana 50.000 di antaranya berada di China dan 30.000 di Rusia.

Duta Besar Rusia untuk Pyongyang dikutip oleh media Rusia pada Mei mengatakan bahwa upaya Moskow untuk memulangkan semua pekerja Korea Utara, seperti yang dipersyaratkan oleh tenggat waktu Perserikatan Bangsa-Bangsa, telah terhambat oleh wabah virus korona.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here