15 Juta Keluarga di Indonesia Dikepalai Perempuan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise. (Foto: Ist).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise mengatakan, sebanyak 15 juta perempuan menyandang status kepala keluarga di Indonesia, termasuk janda cerai.

Indonesiainside.id, Jakarta — Pemerintah pun berusaha supaya jangan sampai terjadi perceraian di dalam keluarga. “Kalau perempuan kepala keluarga sudah sekitar 15 juta di seluruh Indonesia yang janda dan perempuan yang mengatasnamakan dirinya kepala keluarga dan masih banyak lagi, saya belum bisa sampaikan secara akurat karena kita sedang mendalami ini lebih dalam lagi,” kata Yohana dilansir era.id dari Antara, Kamis (13/12/2018).

Soal perceraian, Yohana mengatakan, kekerasan dan tidak terpenuhinya hak perempuan menjadi faktor utama. Sayangnya, buntut perceraian memberikan dampak buruk bagi anak-anak. “Kebanyakan perempuan-perempuan ini merasa bahwa mereka itu yang menjadi kepala keluarga, kepala rumah tangga. Banyak di kalangan guru-guru juga pegawai negeri banyak perempuan yang mungkin setelah menerima sertifikasi guru itu, banyak yang bercerai, dan kami sedang melakukan survei untuk melihat kira-kira berapa banyak, tapi data sementara yang masuk ke saya banyak perempuan yang minta cerai,” ujarnya.

Menurut Yohana, perempuan harus disayangi, dilindungi dan dihargai karena perempuan yang melahirkan generasi mendatang. “Kekerasan masih tinggi terhadap perempuan, penelantaran terhadap perempuan tinggi, hak-hak perempuan tidak diperoleh, akhirnya anak-anak harus berhadapan dengan hukum dan anak-anak terlantar cukup banyak,” ujarnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here