Kemenag Luncurkan Alquran Terjemah Daerah

Menag Lukman Hakim Saifudin (tengah) menjelaskan peluncuran Alquran dengan terjemah tiga daerah. Yaitu Aceh, Bugis dan Madura. Foto: Ahmad Z.R.

Kementerian Agama kembali meluncurkan Alquran terjemah 3 bahasa daerah yaitu Aceh, Bugis, dan Madura. Sebelumya, Alquran juga sudah diterjemahkan ke dalam 12 bahasa daerah.

Indonesiainside.id, Jakarta — Menag Lukmanul Hakim menuturkan, Kemenag menjadikan program terjemah Alquran ke dalam bahasa daerah sebagai program prioritas. Ada tiga tujuan yang ingin dicapai dengan cara melakukan penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah.

Pertama, membumikan Alquran. Alquran sebagai firman Allah merupakan firman yang memiliki kebenaran absolut. “Tujuan dari membumikan Alquran agar kita semakin bisa memahami, memaknai substansi dan esensi Alquran itu sendiri,” ujar Menag Lukman Hakim Saifudin di Gedung Kemenag, Jakarta, Kamis (13/12).

Kedua, Kemenag ingin melestarikan bahasa daerah. Salah satu caranya ialah menerjemahkan Alquran. Sehingga tidak hanya mendekatkan bahasa Ibu tapi juga melestarikan kearifan lokal.

Ketiga, dengan menerjemahkan Alquran ke dalam bahasa daerah ialah bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia yang religius.

“Karena budaya bisa memiliki keterkaitan dengan agama. Dan ini sesuatu yang patut kita jaga dan pelihara, sehingga kualitas kehidupan kebangsaan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ia berharap Kemenag mampu sebanyak mungkin terjemah Alquran ke dalam bahasa daerah se-Indonesia. “Saya tidak berani menyebut jumlahnya. Suku di Indonesia ada 700. Dan Aceh saja memiliki 10 bahasa,” katanya.

Menurutnya, tidak ada tafsir yang sama persis dengan tafsir lainnya. Mufassir merupakan manusia yang juga memiliki keterbatasan dan kekurangannya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here