Produk Olahan Pertanian Harus Terus Di Dorong

H. Bambang Kristiono (tengah) sedang berbincang-bincang dengan salah seorang petani Lombok pada saat meninjau hasil panen petani. (Foto: Abdul Rasyid Zaenal/INI-Network)

Bicara masalah pertanian, tak cukup hanya pada potensi dan kendala-kendalanya saja. Tapi, butuh gagasan dan inovasi untuk mengembangkan sektor ini sehingga membawa dampak manfaat ekonomis pada masyarakat, khususnya menambah income rumah tangga emak-emak.

Indonesiainside.id, Mataram — Hal itu yang membuat Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK), selalu turun ke lapangan menyerap aspirasi sekaligus memotret peluang-peluang inovasi dalam pembangunan dan pengembangan sektor pertanian di NTB ini, Rabu kemarin (12/12).

HBK yang konsen dan besar perhatiannya terhadap isu pertanian ini mengatakan, salah satu inovasi yang harus terus didorong adalah pengembangan kreativitas pasca produksi pertanian yakni pengolahan produk-produk turunan.

“Misalnya komoditas cabai. Itu di beberapa Desa di Lombok sudah dikembangkan, diolah menjadi sambal khas Lombok dan dikemas dengan baik. Ini bisa mendorong added value atau nilai tambah ekonomis,” katanya kepada wartawan.

Pengolahan produk turunan seperti cabe bisa juga dilakukan untuk komoditas lainnya.

Untuk komoditas cabai, kondisi cuaca memasuki musim penghujan tentu akan banyak tantangan. Hasil panen pun bisa rentan membusuk.

Menurut HBK, dengan mengolah cabai ke produk turunan seperti sambal khas Lombok, maka resiko kerugian akibat rusaknya komoditi bisa diatasi. Bahkan hal ini membawa nilai tambah secara ekonomis.

Pengolahan pasca panen juga tak harus dilakukan dengan produksi besar-besaran. Bisa dimulai dengan usaha rumahan atau home industri

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here