Fahri Hamzah Minta La Nyalla Diproses

Foto : Liputan6.com

Permohonan maaf La Nyalla Mattalitti pada Presiden Joko Widodo dianggap tak cukup. Fitnah La Nyalla atas isu PKI harusnya diproses lebih lanjut. Sama seperti kasus Ratna Sarumpaet yang proses hukumnya jalan meski telah minta maaf.

Indonesiainside.id, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengomentari permintaan maaf La Nyalla terkait fitnahnya kepada Jokowi di 2014. Menurut Fahri, pengakuan mantan politisi Gerindra yang merapat ke kubu Joko Widodo – Ma’ruf Amin ini harus ditindaklanjuti.

Pasalnya, kata dia, kedudukan La Nyalla tak berbeda dengan pembuat hoaks Ratna Sarumpaet.

“Pengakuan dan permohonan maaf tak membuat Ratna dimaafkan oleh hukum..”

“Begitulah juga kepada orang lain yg membuat pengakuan yang mengandung unsur pidana.”

“Menuduh dan memfitnah seseorang keturunan PKI tanpa dasar harusnya dipenjara bukan dimaafkan,” begitu¬†tulis Fahri Hamzah di akun Twitternya,¬†@FahriHamzah pada Jumat (14/12).

Seharusnya, kata Fahri, La Nyalla mendapat perlakuan serupa dengan Ratna. Sebab pengakuan Ratna tentang muka lebam akibat operasi plastik, tak otomatis menggugurkan kebohongannya.

Artinya, hoaks tak hanya dimaafkan namun juga diproses.

Seperti diketahui, La Nyalla mengaku telah memfitnah Jokowi dan meminta maaf pada presiden terkait hal ini.

“Saya kan sudah pernah ngomong. Begitu saya mau mendukung Pak Jokowi, saya datang ke beliau, saya minta maaf bahwa saya yang isukan Pak Jokowi PKI. Saya yang fitnah Pak Jokowi Kristen, Cina. Saya yang sebarkan Obor (Rakyat) di Jawa Timur dan Madura,” ujar La Nyalla di Rumah Ma’ruf Amin, Selasa (11/12).

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here