BPN Kritisi Fokus Media di Masa Kampanye

Peran media mengawal Pemilu 2019 dikritisi. Performa kedua pasangan calon yang minim membahas substansi, tak terlepas dari pemberitaan media massa.

Indonesiainside.id, Jakarta — Juru Bicara Badan Nasional Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono menyebut, seharusnya media bisa membuat framing mengenai visi dan misi para paslon. Tidak seperti saat ini, di mana media sengaja mengangkat gimmick.

“Kami tanya ke media, kenapa soal gimmick saja yang dijadikan tema di media? Ketika kami bilang siap untuk bahas substansi, ternyata tidak siap. Saya tidak tahu kenapa. Tapi saya tidak mau menyalahkan media,” kata Ferry, Minggu, (16/12).

Menurutnya, tak ada visi misi yang memang sengaja didalami untuk dikabarkan. Padahal, kata dia, pihaknya telah memiliki visi-misi seputar perekonomian dan menawarkan solusi terkait hal itu.

“Kami BPN sudah punya visi misi, struktur, fungsi, sudah punya program dan punya konsep penganggaran. Sudah sedemikian rinci,” jelasnya.

Permainan gimmick, kata Ferry, sangat mudah dilihat dalam pemberitaan. Misalnya mengenai pernyataan La Nyalla Mataliti belum lama ini. Media sengaja menggoreng pemberitaan terkait hal itu.

Sementara, kata dia, isi pernyataan La Nyalla tak berkorelasi dengan pilpres 2019. Ferry juga melihat hal itu sama sekali tak substantif.

“Pertanyaannya, dimana peran menyampaikan informasi substansif ketika ruang publik yang disediakan media diisi oleh itu,” sebutnya.

(Rengga Permana)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here