Singgung Aturan Islam Soal Poligami, PSI Dinilai Tak Cerminkan Sikap Toleran

Mengutip Ahmad Musthafa al-Maraghi, Tafsir al-Maraghi, Toha Putra: Semarang, 1993, halaman 289-290, Farhan menguraikan, keadilan yang dibebankan oleh Allah disesuaikan dengan kemampuan suami, yaitu memperlakukan para istri dengan baik dan tidak mengutamakan sebagian yang lain dalam hal-hal yang termasuk dalam ikhtiar.

“Seperti pembagian jatah bermalam dan nafkah. Adapun hal-hal lainnya di luar kemampuan manusia seperti adil dalam kecintaan, pelayanan dan lainnya adalah hal yang dimaafkan oleh syariat,” kata Farhan

Oleh karenanya, daripada menyoroti ajaran Islam, Farhan mengimbau ada baiknya PSI menyoroti para pejabat yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak bermoral yang dilarang oleh seluruh agama daripada menyoroti hukum dalam suatu agama yang mungkin PSI tidak memiliki kapasitas dalam hal itu.

“Dengan begitu PSI dapat mewujudkan visi Indonesia yang toleran dan berkeadaban,” ujarnya.

(Suandri Ansah/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here