Gerindra: Tudingan Adian Napitupulu Salah Kaprah

Tudingan politisi PDIP Adian Napitupulu atas Gerindra yang ingin menyeret Indonesia ke zaman Presiden Soeharto, dianggap salah kaprah. Sebab inti dari pembahasan narasi orde baru bukan itu.

Indonesiainside.id, Jakarta — Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade menyatakan bahwa fokus Gerindra, adalah menyerap kebaikan dari masa lalu. Sehingga tudingan soal ‘pewujudan zaman Soeharto’ dinilai tak masuk akal.

“Saya ingin menegaskan bahwa koalisi indonesia adil dan makmur ini enggak ada keinginan membangun narasi orde baru, tidak ingin mengembalikan Indonesia ke orde baru,” kata Andre saat dihubungi, Senin (17/12).

Menurutnya, setiap pemerintahan selalu memiliki sisi positif. Misalnya Presiden Soekarno yang membentuk dasar ideologi bangsa. Begitu pula dengan Presiden Soeharto yang mengimplementasikan arahan Bung Karno melalui pembangunan.

Hal serupa, kata dia, bisa diambil dari kepemimpinan Presiden BJ Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.

“Intinya kita kan ambil yang baik dari zaman Bung Karno hingga sekarang. Bung Karno, Pak Soeharto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY, hingga sekarang. Yang baik kita ambil, yang jelek kita tinggalkan,” sebut Andre.

Lebih lanjut, ia menyebut seharusnya Adian tak bersikap menyudutkan pihak tertentu. Lebih baik jika ia melakukan koreksi pada pemerintahan Jokowi, khususnya jika ada kesalahan.

“Harusnya dia mengingatkan pemerintah melakukan janji kampanyenya. Bukan sibuk salahkan Pak Prabowo, apalagi salahkan Orde Baru ya,” tandas Andre.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here