Pemuda Demo Tolak Orde Baru Diduga Suruhan

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono. Foto: Dok

Gerakan anak muda yang berunjuk rasa menolak orde baru pada Minggu (16/12) perlu dipertanyakan. Besar kemungkinan para pengunjuk rasa belia ini massa suruhan pihak tertentu.

Indonesiainside.id, Jakarta — Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono merespons adanya gelombang demo penolakan orde baru dari anak muda. Menurutnya, ada potensi kemungkinan bahwa mereka tak bergerak karena inisiatif pribadi.

“Disuruh mungkin, iya,” ujar Ferry saat dihubungi, Senin (17/12).

Ferry tak memberikan pertimbangan rinci mengenai dugaan itu, namun ia mengiyakan ketika ditanya mengenai usia mereka yang masih muda. Artinya, tak ada seujung kuku dari masa pemerintahan zaman Presiden Soeharto yang mereka rasakan.

Pun demikian, ia tak ingin membuat hal ini sebagai polemik. Mengingat memang banyak pihak ingin menyudutkan pemerintahan Presiden Soeharto tanpa maksud yang jelas.

“Ngapain diurusin, enggak penting juga,” bebernya.

Seperti diketahui, sejumlah massa pemuda dengan kaos hitam berjalan dari kawasan Tugu Tani, menuju Gedung Joeang 45. Mereka melakukan long march dengan membawa pesan ‘Lawan Orde Baru’.

“Hari ini kita akan deklarasikan gerakan anak muda untuk melawan orde baru,” ujar orator aksi saat demo.

Ada pun dalam orasi, orator memojokkan Orde Baru dengan menyebut masa itu sebagai masa kelam. Tudingannya, rakyat Indonesia dikekang habis-habisan dan tak punya kebebasan berpendapat, atau berkreasi.

“Ada yang mengatakan akan mengembalikan kejayaan Orde Baru di tahun depan, maka kita lawan bersama-sama,” kata orator melalui toa.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here