KAMMI Ciputat: Gerakan Aliansi Ciputat Bersatu Tak Signifikan

Ketua KAMMI Ciputat, Khaidir.
Ketua KAMMI Ciputat, Khaidir. Foto : Istimewa.

Menurut Khaidir, masyarakat sudah cerdas dan mempunyai preferensi politik sendiri.

Indonesiainside.id, Jakarta — Mantan aktivis mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat yang pada tahun 1998 lalu tergabung dalam Forum Kota, Famred, KAM Jakarta, LSADI, Kompak, Sensasi 98, PMII, HMI, IMM, dan GMNI kembali merapatkan barisan membentuk Aliansi Ciputat Bersatu.

Mereka menolak kembalinya Orde Baru ke puncak kekuasaan melalui Pemilu Presiden 2019. Mereka pun mengaku siap menggalang kekuatan untuk menolak kembalinya pemerintahan Orde Baru.

Merespon hal tersebut, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ciputat, Khaidir tak menampik sikap yang dilakukan Aliansi Ciputat Bersatu merupakan kebebasan dalam menyuarakan aspirasinya. Terlebih pesta demokrasi 2019 mendatang semakin dekat.

“Deklarasi yang dilakukan para senior aktivis 98 merupakan wujud sikap demokratis. Masing-masing masyarakat punya pilihan dan punya gaya untuk mengekspresikan pilihannya,” ujarnya kepada Indonesiainside.id, Rabu (19/12).

Meski demikian, ia meyakini masyarakat Tangerang Selatan tergolong masyarakat cerdas politik. Menurut dia, pengaruh gerakan Aliansi Ciputat Bersatu tidak begitu signifikan.

“Kita tidak tahu siapa yang back up mereka. Yang pasti itu juga bagian dari kecenderungan pilihan pada 2019 nanti. Politik ini dinamis. Jadi silakan saja selagi tidak melakukan pelanggaran hukum,” tandasnya.

(Ahmad Z.R)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here