Kemendagri Bakar Jutaan KTP-el yang Tersimpan di Gudang Aset

Pejabat Kemendagri dan Disdukcapil bersama sejumlah pejabat terkait dan kepolisian membakar jutaan KTP El rusak di Gudang Aset Kemendagri, Bogor. Foto: Suandri Ansah

Sekitar 1,3 juta KTP elektronik rusak dari berbagai daerah dimusnahkan.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memusnahkan sejumlah 1.378.146 keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang sudah invalid dan rusak.

Pemusnahan dengan cara dibakar dilakukan di halaman Gudang Aset Kemendagri di Jalan Raya Parung, Kemang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/12).

“Sesuai dengan arahan Menteri yang tertuang dalam surat edaran bahwa KTP-el yang rusak, invalid, atau data berubah dimusnahkan dengan dibakar,” ujar Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arif Fakhrullah.

Sekitar 1,3 juta blanko KTP, maupun KTP-el invalid dimasukkan ke dalam 10 drum kecil untuk dibakar. Pembakaran dipimpin Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Dirjen Dukcapil Zudan, bersama Wadir Tipidum Bareskrim Polri Kombes Pol. Agus Nugroho dan sejumlah pejabat terkait.

Zudan menjelaskan, pemusnahan dilakukan untuk mencegah tercecernya kembali KTP-el yang invalid maupun rusak. “Kalau masih ditemukan, sepenuhnya karena kelalaian,” kata dia.

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo menambahkan, jumlah KTP-el rusak itu dikumpulkan dari seluruh wilayah Indonesia rentang waktu 2011 sampai 2018, yang tersimpan di Gudang Aset Kemendagri.

Dia menambahkan, KTP-el invalid yang dimaksud adalah KTP yang rusak, keliru tanggal lahir, sudah pindah domisili, maupun berganti status perkawinan.

“(Pembakaran) dilakukan hampir di setiap daerah. Semua kegiatan pembakaran disertakan berita acara dan dilaporkan ke Kemendagri lewat Dirjen Dukcapil,” jelasnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here