Guguran Lava Pijar Merapi Puluhan Kali Perhari

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia menyatakan bahwa guguran lava pijar Gunung Merapi terjadi antara belasan kali hingga puluhan kali per hari. Intensitas ini meningkat, meskipun berbeda dan tidak sebesar saat erupsi pada tahun 2006 dan 2010.

Indonesiainside.id, Yogyakarta — “Guguran lava untuk saat ini hanya sekitar belasan sampai puluhan dalam sehari, itu pun masih termasuk kecil, tetapi walaupun kecil kita juga harus mewaspadai. Jika dibandingkan dengan tahun 2006, saat itu bisa mencapai ratusan guguran,” jelas Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Rabu (19/12).

Lanjutnya, guguran yang mengarah ke kali gendol sangatlah kecil, dari puluhan guguran yang terjadi, BPPTKG hanya melihat satu atau dua guguran saja. Sementara presentase masih terbilang kecil.

“Yang harus kami tekankan, pemantauan merapi tidak hanya dilihat dari visual, akan tetapi banyak sekali parameter yang kami gunakan untuk memantau aktivitas merapi, mulai dari geofisika dan geokimia,” tambahnya di depan Ruang Monitoring BPPTKG.

Dari data data itulah BPPTKG gunakan untuk memantau dan monitoring Merapi.  “Sebenarnya kami selalu merespon setiap postingan CCTV karena dari instrumentasi tidak terjadi perubahan yang signifikan, kami pun melihat visualnya, untuk saat ini, itu termasuk fenomenal biasa,” jelas Hanik.

BPPTKG menghimbau kepada masyarakat apabila hendak melihat fenomena tersebut, jarak aman 3 kilometer dari gunung Merapi. 

(Achmad Khoirul Anam/INI-Network)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here