Kepolisian Sebut Kasus KTP Tercecer Murni Kelalaian

Pemusnahan KTP-el rusak di Gudang Aset Kemendagri, Bogor, Rabu (19/12). Foto : Suandri Ansah.

Dari hasil penyelidikan tidak ada unsur kesengajaan. Murni kelalaian dan ketidaktersediaan sarana penyimpanan.

Indonesiainside.id, Bogor — Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Agus Nugroho menyatakan kasus tercecernya KTP-el di empat kota adalah murni karena kelalaian.

Empat daerah yang dimaksud yakni Bogor, Duren Sawit Jakarta Timur, Pariaman Padang, dan Cikande Tangerang.

“Dari hasil penyelidikan tidak ada unsur kesengajaan. Itu murni kelalaian dan ketidaktersediaan sarana penyimpanan dan pemusnahan,” katanya usai pemusnahan jutaan KTP El di Gudang Aset Kemendagri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/12).

Agus menjelaskan, dari empat wilayah yang dimaksud tidak ada keterkaitan kasus satu sama lain. Sementara, KTP-el yang tercecer diketahui sudah tidak berlaku. “KTP itu produksi vendor tahun 2011 sampai 2014,” imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya bersama Kemendagri telah bersepakat agar penyelidikannya dihentikan. Terkait pejabat yang bertanggung jawab, polisi menyerahkan pertanggungjawabannya kepada Ditjen Dukcapil.

“Dalam hal ini Dukcapil yang akan memberikan sanksi administratif lebih lanjut kepada oknum tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu, pemusnahan sejumlah 1.378.146 keping yang dilakukan di halaman Gudang Aset Kemendagri tidak ada kaitannya dengan kasus tercecernya KTP-el di empat kota tersebut.

(Suandri Ansah)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here